Contoh Skripsi Bab 1

Posted by News innovation | Posted in | Posted on 06.37

BAB I

PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG

        Kabupaten Wonogiri khususnya Kantor Sekretariat Daerah adalah merupakan lembaga pemerintah yang mempunyai tugas sebagai unsur pelaksana daerah di bidang pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Kabupaten Wonogiri sebagai salah satu wilayah Negara Republik Indonesia telah menunjukkan kemandiriannya dengan kemajuan dan peningkatan daerah seiring dengan Pembangunan Nasional di segala bidang baik dalam pertumbuhan ekonomi sosial kemasyarakatan maupun kehidupan masyarakatnya. Tetapi disisi lain penerapan pembangunan tersebut juga mengandung resiko yang memerlukan antisipasi negara, antara lain menurunnya pelayanan masyarakat yang diakibatkan oleh cara kerja dari aparatur atau pegawai sebagai pelaksana untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu peningkatan pelayanan masyarakat perlu untuk ditingkatkan, tidak hanya pada sistem prosedur yang digunakan, tetapi yang lebih penting lagi adalah kepada manusianya yang dalam hal ini adalah mengenai semangat kerja pegawai perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pimpinan.

        Seperti telah diketahui bahwa manusia unsur terpenting dalam setiap organisasi di mana terdapat unsur pimpinan dan bawahan. Pimpinan harus mampu mendorong bawahan yang dipimpinnya agar bersedia bertindak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dan mampu membimbing para bawahan agar mereka mempunyai semangat kerja yang tinggi.

        Usaha untuk meningkatkan semangat kerja yang tinggi, seorang pimpinan harus tanggap terhadap kondisi lingkungan kerja yang ada. Yaitu mampu menciptakan suasana kerja yang menyenangkan, menyediakan peralatan kantor dan kondisi yang memadai, lingkungan kerja yang nyaman dan tidak membosankan.

        Bertolak dari latar belakang masalah di atas, maka dalam penelitian ini penulis mengambil judul: "Analisis Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Semangat Kerja Pegawai"
(Studi Kasus Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri).


 

B.     PERUMUSAN MASALAH

        Penelitian ini menggunakan variabel semangat kerja pegawai (kegairahan kerja, kedisiplinan, ketelitian kerja dan kerjasama) sebagai variabel yang dipengaruhi (dependen) dan motivasi yang diberikan pimpinan pada bawahan sebagai variabel bebas atau yang mempengaruhi (independen).

        Pimpinan dalam era reformasi seperti saat ini dituntut untuk senantiasa memiliki tingkat kepekaan yang tinggi dan mampu menciptakan pembaharuan dalam segala aspek kehidupan organisasi. Terutama bagaimana mampu memberdayakan segala kekuatan organisasi secara benar dan tepat sesuai dengan gelombang perubahan jaman yang bisa mempengaruhi kehidupan organisasi.

        Adanya masalah yang dihadapi seorang pimpinan dalam menjalankan dan menggerakkan kegiatan organisasi yaitu tentang sulitnya memberi motivasi untuk mempengaruhi perilaku seorang pegawai dalam lingkungan instansi kantor dan hasil karya pegawai yang tepat. Oleh karena itu dapat diidentifikasikan permasalahan yang ada pada kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri sebagai berikut    

    1.     Apakah terdapat hubungan antara pemberian motivasi pimpinan terhadap semangat kerja pegawai?

2.     Jenis motivasi apa yang mempunyai hubungan paling kuat dengan semangat kerja pegawai?


 

C.     TUJUAN PENELITIAN

    1.     Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pemberian motivasi pimpinan terhadap semangat kerja pegawai.

2.     Untuk mengetahui jenis motivasi apa yang mempunyai hubungan paling kuat dengan semangat kerja pegawai.

D.     MANFAAT PENELITIAN

    Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut:

    1.     Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada instansi terkait atau dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan produktivitas kerja pegawai melalui memberian motivasi pimpinan terhadap semangat kerja pegawainya.

  1. Dapat dipakai sebagai bahan acuan dan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya.


 

E.     KERANGKA PEMIKIRAN

        Pemimpin adalah orang yang dapat menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Dalam menggerakkan orang biasanya pimpinan memberikan dorongan (motivasi). Motivasi adalah sebagai keseluruhan proses pemberian dorongan bekerja kepada para bawahannya sedemikian rupa, sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas demi tercapainya tujuan organisasi dengan efisien dan ekonomis. Motivasi dapat diukur dari usaha yang dilakukan seorang pemimpin dalam hal penghargaan, partisipasi, komunikasi, pengembangan diri dan lingkungan kerja yang menyenangkan.

        Dengan adanya motivasi pimpinan, maka bawahan akan melakukan pekerjaan lebih giat, sehingga dengan demikian pekerjaan akan dapat diharapkan lebih cepat selesai dan lebih baik. Adapun ukuran dari semangat kerja pegawai dapat dilihat dari kepuasan atau kegairahan kerja, disiplin kerja, ketelitian kerja dan kerjasama yang baik.

        Dari uraian tersebut di atas jelas bahwa antara motivasi pimpinan dengan semangat kerja pegawai merupakan suatu hal yang selalu berhubungan. Di satu pihak seorang pimpinan dibutuhkan untuk dapat memberikan motivasi pada para pegawainya, dilain pihak semangat kerja akan muncul dalam bentuk kegairahan kerja, disiplin kerja dan kerjasama. Jadi jelaslah bahwa antara motivasi pimpinan dengan semangat kerja bawahan selalu berhubungan satu sama lain dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan.

    Kerangka pemikiran ini dapat digambarkan sebagai berikut:


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

GAMBAR 1

KERANGKA PEMIKIRAN

    Keterangan:

Motivasi pimpinan yang terdiri dari kegairahan kerja, kedisiplinan kerja dan kerjasama sebagai variabel independen.

Semangat kerja yang terdiri dari penghargaan, partisipasi, komunikasi, pengembangan dan lingkungan kerja sebagai variabel dependen.

                            Menunjukkan ada hubungan langsung.

F.     HIPOTESIS

Berdasarkan latar belakang masalah, dan perumusan masalah di atas, maka dapat peneliti rumuskan hipotesis sebagai berikut:

    1.     Terdapat hubungan antara pemberian motivasi pimpinan terhadap semangat kerja pegawai.

    2.     Penghargaan dan kegairahan/kepuasan yang mempunyai hubungan paling kuat dengan semangat kerja pegawai.


 

G.     METODOLOGI PENELITIAN

    1.     Jenis Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian eksplanatory yaitu penelitian dengan menguji hipotesis atau menjelaskan apakah ada hubungan di antara variabel yang ada.

    2.     Lokasi penelitian

Penelitian yang peneliti lakukan mengambil lokasi di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri dengan pertimbangan dapat dan mudah dijangkau, keterbatasan dana dan waktu.

    3.     Teknik Pengambilan Sampel

        a.     Populasi

Menurut Masri Singarimbun dan Sofyan Effendi populasi adalah Sejumlah individu yang paling sedikit mempunyai sifat yang sama (sejumlah keseluruhan unit analisa yang ciri-cirinya akan diduga).1)

Sedangkan populasi dalam penelitian ini sejumlah 36 orang (Pegawai Negeri Sipil) dilingkungan kantor Sekretariat Daerah.

        b.     Sampel

Sampel adalah sejumlah individu yang merupakan bagian dari populasi yang diambil untuk obyek penelitian. Mengingat jumlah populasi relatif sedikit dan masih dapat dijangkau, maka peneliti tidak melakukan penarikan sampel, sehingga populasi yang jumlahnya 36 orang dilingkungan Kantor Sekretariat Daerah peneliti ambil untuk dijadikan sebagai responden. Dalam arti populasi diangkat menjadi sampel.


 

    4.     Teknik Pengumpulan Data

        a.     Interview

yaitu pengumpulan/ mendapatkan data dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak yang bersangkutan untuk mendapatkan penjelasan mengenai data yang ada maupun belum penulis peroleh dari Kantor Sekretariat Daerah.

        b.     Kuesioner

yaitu suatu cara pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya agar responden dapat mempersiapkan data dan keterangan-keterangan yang dibutuhkan. Daftar pertanyaan diberikan pada responden terpilih, dengan bentuk pertanyaan tertutup. Artinya dalam pertanyaan telah dipersiapkan beberapa alternatif jawabannya. Dengan menggunakan skala Likert yaitu terdiri dari 3 kategori. Sebagai berikut:

            1)     Selalu                 :     nilai bobot 3

            2)     Kadang-kadang     :     nilai bobot 2

            3)     Tidak pernah         :     nilai bobot 1

    

    5.     Analisis Data

        Teknik analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menjelaskan sesuatu dalam teori maupun dalam praktek lapangan. Penggunaan metode ini untuk menggambarkan hubungan antara motivasi pimpinan dengan semangat kerja pegawai di Kantor Sekretariat Daerah KabupatenWonogiri, sedangkan analisis statistik yang digunakan adalah:


 

    a.     Uji Validitas

Untuk menguji tingkat validitas tiap-tiap item angket, digunakan analisis korelasi product moment, dengan tingkat critical value atau ke-validan sebesar 5%.

        

        di mana:

            R     =     Korelasi antara masing-masing pertanyaan

            X     =     Skor pertanyaan

            Y     =     Skor total pertanyaan

            N     =     jumlah responden


 

    b.     Uji Reliabilitas

        Uji realibilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Untuk mengukur reliabilitas ini digunakan teknik belah dua, di mana seluruh pertanyaan variabel dibagi menjadi dua belahan, yaitu butir/item pertanyaan genap dan butir/item pertanyaan ganjil. Kemudian skor masing-masing belahan dijumlahkan sehingga diperoleh total genap dan total skor ganjil.

Selanjutnya kedua total skor tersebut dicari korelasinya dengan menggunakan teknik korelasi product moment. Kemudian angka tersebut digunakan untuk mendapatkan angka reliabilitas keseluruhan item dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

            

    

    c. Analisis Chi Square

Langkah-langkah dalam menguji hipotesis dengan Chi Square test adalah sebagai berikut:2)

            1)     Menentukan formulasi nihil dan hipotesis alternatif.

                Ho : P1= P2 = .................................................................= Pk (=)

                Ha : P1≠ P2 ≠ .................................................................≠ Pk (≠P)

            2)     Dipilih level of significance tertentu.

        3)     Kriteria pengujian:


 


 


 

            

                Ho diterima apabila

                Ho ditolak apabila

            4)     Dari sampel yang diambil atau dari hasil pengamatan yang dilakukan kemudian dihitung nilai dengan rumus:

                    

                    i     =     1,2.

                    J    =    1,2,...k

                nij    =     actual frequencies/observed frequencies

                eij    =     expected frequencies/theoritical frequencies

            5)     Kesimpulan

Dengan membandingkan hasil perhitungan dalam 4 dengan kriteria pengujian dari langkah 3, diambil kesimpulan apakah Ho diterima atau ditolak.

        

H.     SISTEMATIKA SKRIPSI

        Untuk mengetahui dan memperjelas dalam mengetahui garis besar penyusunan skripsi ini, maka penulis akan menyajikan sistematika skripsi sebagai berikut:

    BAB I     :     PENDAHULUAN

Dalam bab ini akan memuat ketentuan-ketentuan pokok dalam penyusunan skripsi yaitu latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka pemikiran, hipotesis serta metodologi penelitian.


 

    BAB II :     LANDASAN TEORI

Dalam bab ini akan dibahas masalah-masalah yang mendasari analisa yaitu pengertian motivasi, pengertian kepemimpinan, dan teori lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini.


 

    BAB III:     GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

Dalam bab ini penulis menguraikan tentang deskripsi daerah penelitian, gambaran umum obyek penelitian, struktur organisasi, dan data lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini.


 

    BAB IV:     ANALISIS DATA

Dalam bab ini akan dibahas dengan menggunakan analisis chi square, analisis test of independency dan analisis contingency coefficient.


 

    BAB V :     KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab kesimpulan dan saran ini berisi mengenai kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian.


 

Comments (0)

Poskan Komentar